Sabtu, 24 November 2007

Muncul dan Berkembangnya Nasionalisme Indonesia

Latar Belakang Kelahiran Pergerakan Nasional

Politik Tanam Paksa yang diberlakukan Belanda di Indonesia sangat menyengsarakan rakyat. Hal ini menyebabkan adanya tuntutan dari sebagian orang Belanda sendiri agar Tanam Paksa dihapuskan. Golongan- golongan yang menuntut penghapusan Tanam Paksa :

a). Kaum Humanis

Mereka menuntut agar politik Tanam Paksa dihapuskan dan diganti dengan politik

Balas Budi (Ethis). Alasannya adalah sudah masanya bagi bangsa Belanda membalas budi kepada bangsa Indonesia yang sudah memberinya kemakmuran bagi Belanda.

Tujuannya : agar bangsa Indonesia terlepas dari penderitaan

Tokohnya : E. Douwes Dekker, Baron Van Hoevell, dll.


b). Kaum Liberal
Mereka menuntut agar politik Tanam Paksa dihapuskan dan diganti dengan politik
Tanam Bebas (liberalisme)
Tujuannya : agar kaum pengusaha Belanda dapat menanamkan modalnya di
Indonesia lewat usaha perkebunan
Tuntutan dari kedua golongan, dengan maksud sama tapi tujuan berbeda itu akhirnya berhasil dengan dihapuskannya Tanam Paksa, yang diawali dengan dikeluarkannya UU Agraria tahun 1870, dan diikuti dengan penerapan kedua politik itu secara bersamaan.
Politik Ethis
Disebut juga dengan politik balas budi, diciptakan untuk membalas kebaikan kepada masyarakat pribumi yang sudah memakmurkan Belanda.
Tujuannya agar masyarakat meningkat kesejahteraannya. Dalam teori politik ini terbagi dalam 3 bidang, dalam praktek ternyata menyimpang dari teori, bukti :
*. Irigasi
teori : dibangun sarana dan prasarana irigasi,diperuntukkan bagi sawah milik para petani pribumi
praktek : dibangun sarana dan prasarana irigasi,diperuntukkan bagi pengusaha Belanda
*. Edukasi
teori : dibangun sarana dan prasarana pendidikan,diperuntukkan bagi masyarakat pribumi agar menjadi pandai
praktek : dibangun sarana dan prasarana pendidikan,diperuntukkan bagi bangsa Belanda, dan juga untuk mencari tenaga murah tapi trampil
*. Emigrasi (Transmigrasi)
teori : masyarakat dipindahkan ke daerah lain agar kesejahteraannya meningkat
praktek : masyarakat dipindahkan ke daerah lain untuk dipekerjakan di perkebunan Belanda
Karena terjadi penyimpangan dalam prakteknya, maka secara keseluruhan Politik Ethis ini dianggap gagal. Walaupun begitu ada juga hasilnya yaitu memunculkan adanya golongan terpelajar yang nantinya menjadi pelopor Pergerakan Nasional Indonesia.
Kebangkitan Nasional Indonesia
Mulai muncul pada awal abad ke 20, sebagai akibat positif dari politik Ethis terutama bidang edukasi. Tujuannya adalah untuk menuntut kemerdekaan setelah sekian lama tenggelam dalam penjajahan yang dilakukan oleh bangsa bangsa asing
Sebab-sebab timbulnya Kebangkitan Nasional
a). Faktor dari Dalam Negeri
- adanya berbagai politik pemerasan yang dilakukan Belanda terhadap bangsa Indonesia
- perbedaan hidup yang menyolok antara bangsa Belanda (kaya) dan bangsa pribumi
- penerapan politik Pax Neerlandica Belanda menimbulkan rasa senasib sepenanggungan
kepada bangsa Indonesia
- munculnya kaum cerdik pandai yang menjadi motor pergerakan nasional
b). Faktor Luar
- kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1905
- revolusi nasional Cina di bawah dr. Sun Yat Sen berhasil mengusir bangsa Manchu (1912)
- Gerakan Turki Muda di bawah Mustafa Kemal Pasya, berhasil memodernisir Turki
Masa Kebangkitan nasional berlangsung dari thn 1908 - 1945, yaitu masa penjajahan Belanda sampai penjajahan Jepang.
Ciri-ciri Gerakan Perlawanan
1. perlawanan berlingkup nasional
2. perlawanan dengan membentuk organisasi modern
3. pemimpin perlawanan adalah kaum intelektual yg telah memperoleh pendidikan modern
Masa Kebangkitan Nasional dapat dibedakan atas beberapa masa:
a). Masa Pembentukan (1908-1920)
merupakan masa ketika organisasi-organisasai mulai terbentuk
macam organisasi: BU(1908); SI (1911); IP (1912); ISDV (1914); dll
b). Masa Nonkooperasi (1920 - 1930)
merupakan masa ketika organisasi-organisasi penting tidak mau kerjasama dengan
pemerintah Belanda
macam organisasi: PKI (1921); PI (1924); PNI (1927); dll
c). Masa kooperasi (1930 - 1942)
masa ketika organisasi-organisasi yang penting terpaksa mau kerjasama dengan Belanda.
macam organisasi: Partindo (1931); PNI Baru (1931); PBI (1931); PPPKI (1927);
Parindra (1935); Gerindo ( 1937); Gapi (1939); dll
Ketika Indonesia dijajah Jepang ( 1942 - 1945) semua organisasi semula dilarang, dalam perkembangan hanya organisasi yang sifatnya mau mendukung Jepang yang diizinkan untuk berdiri, dan itupun diawasi dengan ketat.
a). Masa Pembentukan
*. BU
Berdiri tanggal 20 Mei 1908 di Jakarta. Inspiratornya Dr. Wahidin Sudirohusodo
Pendirinya : Sutomo, Gunawan Mangunkusumo, M. Rajiman Mangun Husodo dan
Cipto Mangunkusumo. Latar belakang pendirian : untuk mencari dana belajar bagi anak-
anak yang cerdas tapi kurang mampu. BU bergerak dalam bidang sosial budaya dan non
politik
*. SI
Semula bernama Sarekat Dagang Islam yang didirikan oleh H. Samanhudidi Solo th 1911.
Adapun maksudnya untuk menghimpun para pedagang islam agar dapat bersaing
dengan para pedagang barat dan terutama Cina.
Tahun 1912 perkumpulan ini diperluas dan diganti menjadi Serikat Islam, dengan
pimpinan HOS Tjokroaminoto.Tujuan utama organisasi ini adalah memajukan
perdagangan teruitama para pedagang pribumi.
Karena sifat organisasi yang sangat terbuka maka SI cepat berkembang, dan bahkan
banyak disusupi oleh unsur komunis, sehingga pada tahun 1923 mengadakan disiplin
partai. Hasilnya, SI pecah menjadi 2:
- SI Merah
yaitu SI yang telah tersusupi oleh unsur komunis, dibawah Semaun dan Darsono. SI Merah dipecat dari partai, akhirnya nanti bergabung dengan
ISDV menjadi PKI.
- SI Putih
Merupakan SI yang asli dan tidak terpengaruh oleh komunis, dipimpin oleh Tjokroaminoto dan Agus Salim.
*. Indische Partij
Berdiri tgl 25 Desember 1912 di Bandung. Pendirinya: Dr. EFE Douwes Dekker, Dr. Cipto
Mangunkusumo dan Suwardi Suryaningrat.
Asas perjuangan : Nasionalisme dan non kooperative
Dasar keanggotaan : terbuka untuk semua orang
Tujuan : a). Membangkitkan rasa cinta tanah air Indonesia
b). Membangun kerjasama untuk kemajuan tanah air
c). Mempersiapkan tanah air bagi kehidupan bangsa yang merdeka
*. ISDV
Didirikan oleh Hendrik Sneevliet, seorang sosialis Belanda di Semarang tahun 1914.
Aliran partai ini komunis, dan karena tidak laku maka cara penyebarannya melalui
proses infiltrasi dengan memasukkan tokoh muda Semaun dan Darsono ke SI.
Akibatnya SI pun pecah menjadi 2 yaitu: SI Putih (asli) dan SI Merah (SI yang telah kena
pengaruh ISDV). Ketika SI mengadakan disiplin partai, maka SI Merah dipecat
kemudian bergabung dengan ISDV membentuk partai baru, yaitu PKI tahun 1921.
b). Masa Non Kooperasi
*. PKI
Muncul merupakan hasil fusi antara ISDV dengan SI Merah. Berhaluan komunis
Partai ini berkembang cepat karena :
- propagandanya sangat menarik
- memiliki pemimpin yang berjiwa kerakyatan
- pandai merebut hati massa rakyat yang bergabung ke partai lain, khususnya SI
- sifatnya yang tegas anti kolonialisme dan kapitalisme.
Tokoh pimpinannya : Semaun, Darsono, Muso, Amir Syarifudin, dll
*. PNI
Berdiri 4 Juli 1927 di Bandung oleh Soekarno. Tokoh pendirinya: Dr. Cipto
Mangunkusumo, Mr. Iskaq Cokrohadisuryo, Mr. Sartono, Mr. Budiharjo.
Asas perjuangan :
1. Nasionalisme radikal, mewujudkan kemauan nasional menjadi perbuatan nasional
2. Selfhelp, membangkitkan suatu pergerakan rakyat yang sadar berdasarkan atas tenaga dan kekuatan sendiri (mandiri).
3. Non kooperativ, tidak kerjasama dengan kaum imperialis dan kolonialis
PNI berkembang pesat karena:
a. mempunyai tokoh yang pragmatis dan kharismatis
b. tidak ada partai lain yang bersifat nasional
c. keanggotaannya bersifat terbuka
d. mempunyai tujuan yang jelas, yaitu Indonesia merdeka
Karena sifatnya yang jelas dan tegas terhadap Belanda, maka Soekarno ditangkap
dengan alasan menganggu ketertiban umum. Pada tgl 30 April 1931 PNI dibubarkan dan
lahirlah 2 partai baru :
a). Partindo (30 April 1931)
asas: selfhelp dan nasionalisme (sosio nasionalisme dan sosio demokrasi)
tujuan: Indonesia merdeka dan sifatnya non kooperative
ketua: Mr Sartono
b). PNI Baru (Desember 1933) di Yogyakarta
asas: kebangsaan dan kerakyatan dan non kooperative
tujuan: Indonesia merdeka dengan jalan pendidikan
ketua: Moh Hatta dan Sutan Syahrir
Ketika Soekarno dibebaskan ia berusaha menyatukan kedua partai itu namun gagal, lalu
ia masuk ke dalam Partindo.
*. PI (1924)
Semula merupakan perkumpulan yang bergerak dalam bidang sosial budaya, didirikan oleh
para pelajar Indonesia di Belanda, sperti: R. Panji Sosrokartono, R.M Notosuroto dll.
Perkumpulan ini segera berubah menjadi politik ketika dimasuki oleh para tokoh IP yang
diasingkan ke Belanda ( Cipto Mangunkusumo, Sutomo).
Sikapnya terhadap Belanda : nonkooperative
Tujuannya : Indonesia merdeka
caranya : mengikuti konggres internasional anti imperialisme
majalah yang diterbitkan : Indonesia Merdeka
c). Masa Kooperasi
*. PBI
dibentuk di Surabaya oleh Dr. Sutomo. tujuannya untuk menyempurnakan derajat bangsa dan tanah air Indonesia berdasarkan kebangsaan Indonesia yang pada hakikatnya
mencapai Indonesia merdeka juga.
Kegiatannya adalah dengan mengadakan kursus-kursus untuk memajukan perekonomian rakyat sebagai usaha nyata dan praktis.
Dalam konggresnya April 1935 diputuskan bahwa PBI berfusi dengan BU membentuk
Parindra (1935).
*. PPPKI
dibentuk atas usul PNI pada tgl 17 Desember 1927. Anggotanya dari berbagai partai
politik yang terdiri dari PNI, PSI, BU, Kaum Betawi, dll.
Tujuan : a). menyamakan arah aksi kebangsaan ,memperkuat diri dan kerjasama antar anggota
b). menghindarkan perselisihan antara anggota.
dalam perkembangan, PPPKI tidak berumur panjang dan segera bubar. Adapun sebabnya
ialah karena adanya perbedaan mendasar antar anggotanya, masing-masing partai masih
mementingkan partainya sendiri.
*. Parindra
berdiri di Solo Desember 1935, merupakan hasil fusi antara PBI dan BU dengan
ketuanya Dr. Sutomo.Tujuannya adalah mencapai Indonesia raya dan mulia, yang pada
hakekatnya Indonesia merdeka.
Caranya : dengan jalan memperkokoh persatuan kebangsaan Indonesia, mengadakan
aksi-aksi politik, memajukan kehidupan ekonomi dan sosial rakyat.
Suatu hal bersejarah dalam Parindra adalah diajukannya Petisi Sutarjo (15 Juli 1936)
yang intinya menuntut pada Belanda untuk memeberikan status dominion pada
Indonesia yang ditolak oleh Belanda.
*. Gerindo
dibentuk oleh AK Gani di Jakarta (1937). Tujuannya tegas yaitu Indonesia merdeka, tetapi dengan asas kooperasi. Dalam politik perjuangannya menuntut adanya parlemen yang benar-benar bertanggung jawab pada rakyat. Dalam ekonomi diperjuangkan ekonomi yang sifatnya kooperatif, dalam bidang sosial diperjuangkan masyarakat yang didasarkan atas persamaan hak dan kewajiban. Partai ini terbuka bagi semua suku dan ras yang merasa dirinya bangsa Indonesia.
*. Gapi
Dibentuk 21 Mei 1939 di Jakarta, merupakan federasi dari beberapa partai politik
Program Gapi :
1. hak menentukan nasib sendiri bagi bangsa Indonesia
2. Pembentukan parlemen Indonesia yang demokratis dan bertanggung jawab kepada rakyat.
3. Kerjasama golongan politik Indonesia dan Belanda untuk sama-sama menghadapi fasisme.
Tuntutan Gapi yang terkenal adalah Indonesia berparlemen, yang dijawab oleh Belanda tgl 10 September 1940 dengan membentuk Komisi Visman, yang hasilnya menolak tuntutan Indonesia karena dianggap belum siap
Read More......

Berbagai Paham Baru dan Pengaruhnya Bagi Dunia

Beberapa paham baru yang muncul di Asia - Afrika:

1). Nasionalisme

Pengertian umum : tebalnya rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air

Beberapa pencetus paham nasionalisme:

*. Joseph Ernest Renan (1823-1892)

Pengertian manusia didasarkan atas manusia, dikatakan bahwa bangsa adalah

segerombolan manusia yang mau bersatu, di mana syarat persatuan adalah

kehendak untuk bersatu. contoh: Swiss

*. Otto Bauer (1882-1939)

Bangsa adalah perasaan perangai dan tingkah laku dalam memperjuangkan

persatuan dan nasib yang sama. contoh: nasionalisme Asia-Afrika



*. Hans Kohn
Bangsa adalah paham dengan penekanan pada kesetiaan tertinggi individu yang
harus diserahkan kepada negara kebangsaan
*. Louis Snyder
Nasionalisme adalah hasil dari faktor-faktor politik, ekonomi,sosial dan intelektual
pada suatu taraf dalam sejarah. Contoh: timbulnya nasionalisme Indonesia
Negara-negara pemula penganut nasionalisme:
*. Inggris
tujuan : Nasionalisme ditujukan untuk kejayaan bangsa dan negara
cara : dengan menguasai negara dan bangsa lain, bagi bangsa lain diartikan
sebagai penjajahan
*. Jerman
sebab : dijajah oleh bangsa Austria
tujuan : melepaskan diri dari penjajahan
cara : dengan mengadakan pemberontakan melawan penjajah Austria
tokoh : Otto von Bismarck, PM Prusia
*. Italia
sebab : dijajah oleh bangsa Austria
tujuan : melepaskan diri dari penjajahan
cara : dengan mengadakan pemberontakan melawan penjajah Austria
tokoh : Garibaldi, Camilio Cavour, dari negara Sardinia
Cita-cita membebaskan Italia dikenal dengan sebutan Italia Irredenta
2) liberalisme
Pengertian : Suatu paham yang menginginkan adanya kebebasan. Kebebasan yang
dimaksud dalam dalam bidang politik, agama dan ekonomi.
Perjuangan kaum liberal di Inggris berhasil dengan dikeluarkannya UU Magna Charta
th.1215 di Inggris yang menjamin kebebasan individu. Aturan ini secara tegas
menyatakan bahwa seseorang tidak boleh ditangkap, dipenjara, diasingkan atau disita
hak miliknya tanpa alasan yang cukup.
Perwujudan paham Liberalisme dalam berbagai bentuknya:
-Politik
Terbentuknya parlemen sebagai lembaga pemerintahan rakyat, tempat rakyat
menyalurkan hak-hak politiknya
-Ekonomi
Adanya kebebasan berusaha seluas-luasya bagi kalangan swasta, dan pemerintah
dilarang campur tangan dalam urusan ekonomi, persaingan bebas
-Agama
Adanya pandangan bahwa urusan agama adalah urusan pribadi seseorang dan pihak
lain dilarang untuk mencampurinya, sebab urusan agama adalah urusan menyangkut
seorang individu dengan Tuhan
-Pers dan Sastra
Adanya kebebasan bagi setiap orang untuk mengeluarkan pendapat dan tulisannya baik
melalui tulisan maupun lisan
3).Sosialisme
Pengertian : Merupakan suatu paham yang memperjuangkan adanya kesejahteraan bagi
seluruh masyarakat. Kesejahteraan akan tercapai apabila seluruh tingkat
perekonomian dipegang oleh negara
Para tokoh pencetus Sosialisme antara lain: Robert Owen (Inggris), Saint simon &
Pierre Joseph Proudhon(Perancis), Charles Fourier(Perancis),Karl Marx (Jerman),
Friederich Engel (Inggris).
Dampak perjuangan kaum sosialis:
*. Catholic Emancipation Bill 1829
Referendum yang berisi persamaan hak antara kristen dan katolik untuk menjadi
pegawai negeri atau anggota parlemen
*. Reform Bill 1832
Kesepakatan tentang perwakilan dalam parlemen yang disesuaikan dengan jumlah
penduduk, dan hak pilih didasarkan atas pembagian pajak.
*. Factory Act 1833
Berisi ketentuan batas usia minimal bagi pekerja di pabrik-pabrik Inggris
*. Poor Law 1834
Berisi bantuan kepada orang tidak mampu agar tidak menjadi penyakit di masyarakat
4). Demokrasi
Pengertian : Sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, atau
kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat
Istilah demokrasi berasal dari Athena Yunani, dan pencetusnya Solon
Ada 2 bentuk pelaksanan demokrasi:
- Demokrasi langsung
Rakyat langsung memilih seorang calon pemimpin untuk menjadi pemimpin
- Demokrasi tidak langsung atau demokrasi perwakilan
Rakyat memilih para wakilnya lewat pemilu untuk duduk di lembaga perwakilan rakyat
(Parlemen). Badan inilah yang nanti pada gilirannya bertugas untuk memilih dan
mengangkat seorang pemimpin baru. Ada macam-macam demokrasi:
= Demokrasi Parlementer, Contoh: Perancis, Belgia, Belanda
= Demokrasi dengan Sistem Pemisahan Kekuasaan, contoh : USA
= Demokrasi dengan sistem Referendum dan Inisiatif Rakyat,cont : Swiss
5). Pan Islamisme
Pengertian : merupakan suatu paham yang berkeinginan untuk mempersatukan seluruh
umat islam di seluruh dunia
Tujuannya adalah menciptakan solidaritas islam tanpa membedakan bangsa dan sifatnya universal. Sarana yang dapat dipakai untuk memperkokoh perasaan solidaritas sesama muslim adalah ibadah haji dan sistem pemerintahan islam (khalifah).
Tokoh : Jamaluddin Al Afgani (1838 – 1897), seorang tokoh anti kolonialisme
Barat yang menyerukan persatuan umat islam menentang barat
Sultan Hamid II (1876 – 1908), berusaha mempersatukaislam di bawah
kekuasaa Turki Usmani
Pertumbuhan dan Perkembangan Nasionalisme Asia dan Afrika
a). Nasionalisme Asia
Beberapa sebab timbulnya nasionalisme:
*. Faktor dari dalam
1. Kenangan kejayaan masa lampau
2. Imperialisme menimbulkan kesengsaraan
3. Timbulnya golongan cerdik pandai
*. Faktor dari luar
1. Munculnya gerakan Turki Muda menentang bentuk kerajaan
2. Revolusi Nasional Cina menentang penjajah Manchu
3. Kemenangan Jepang atas Rusia
Negara-negara pencetus Nasionalisme:
Jepang
Sebab : Pembukaan politik isolasi Jepang secara paksa oleh Commodore Perry (USA),
yang ditandai dengan perjanjian Shimoda (30 Maret 1854) yang merendahkan
martabat bangsa Jepang
Tujuan : menjadikan Jepang menjadi negara yang maju
tokoh : Matsuhito
Cara modernisasi:
Pemerintahan : dihapuskannya feodalisme, daimyo dijadikan pegawai negeri, sistem
pemerintahan ala barat, dibentuk UUD
Hankam : dibangun angkatan perang
-AD dibangun dengan meniru AD Jerman, diserahkan pada
keluarga Cosyu
- AL dibangun dengan meniru AL Inggris, diserahkan pada
keluarga Satsuma
dibentuk kementerian pertahanan (Gunbatsu)
Industri : membangun industri dengan model barat
Pendidikan : diadakan wajib belajar selama 6 tahun
Cina
Sebab : Lemahnya dinasti Manchu yang menyebabkan masuknya bangsa barat, yang
merusak mental rakyat Cina dengan berdagang candu
Beberapa bentuk perlawanan rakyat Cina dalam menentang penjajah :
-Pemberontakan Tai Ping
tujuan : mengusir bangsa Manchu dari Cina
tokoh : Hung Shiu Cuan
-Pemberontakan Bokser
tujuan : mengusir bangsa barat dari Cina
tokoh : ratu Tze Syi
Tokoh gerakan nasional Cina adalah Dr. Sun Yat Sen, yang memproklamirkan kemerdekaan Cina di Cina Selatan pada tgl 10-10-1910. Ia juga mendirikan partai yang bernama Kuo Min Tang dengan dasar ajaran San Min Chu I.
Dalam perkembangan kemudian muncul partai komunis Cina yang bernama Kung Chang Tang dengan tokohnya Lil li San yang berhasil menguasai Cina dan menjadikan Cina sebagai komunis. Sedangkan Cina Nasionalis terpaksa mengungsi ke Taiwan dengan pimpinan Chiang Kai Shek.
INDIA
Sebab : kesengsaraan dan penderitaan yang berkepanjangan sebagai akibat penjajahan
Inggris
tujuan : mengusir penjajah Inggris dari India
Cara : melalui perjuangan bersenjata dan diplomasi
contoh bersenjata : pemberontakan Sepoy (pemicu muncul nasionalisme)
contoh diplomasi : All Indian National Conggres, Liga Moslem
tokoh gerakan nasional India : Mahatma Gandhi, Nehru dll.
Cara Mahatma Gandhi dalam berjuang melawan Inggris :
- Ahimsa : Gerakan anti peperangan, misal : dilarang membunuh
- Hartal : Gerakan yang bersifat protes terhadap suatu kejadian atau
ketidakadilan, misal : masuk kantor tp tidak beraktifitas
- Satyagraha : perlawanan tanpa kekerasan
- Swadeshi : Gerakan yang berusaha agar dapat mencukupi keperluan sendiri (berdikari), misal : memakai barang buatan sendiri
Setelah dimerdekakan Inggris, India pecah menjadi 2 negara, yaitu :
- India, negara berideologi Hindhu merdeka 26 Januari 1948
- Pakistan, negara berideologi Islam ada dua :
a). Pakistan Barat (kini Pakistan), merdeka tahun 1956
b). Pakistan Timur (kini Bangladesh), memisahkan diri dan merdeka tahun 1971
Turki
Sebab : adanya sebutan "The Sick Man" yang diberikan bangsa barat terhadap Turki, sangat melukai perasaan dan harga diri bangsa Turki.
tujuan : mengembalikan kejayaan dan harga diri bangsa Turki
Cara : melakukan langkah modernisasi di segala bidang
*. Pemerintahan
- bentuk kerajaan diganti republik (29 Oktober 1923)
- dibuat UUD
- melarang adanya oposisi
*. Politik
- ikut dalam PD I
*. Sosial Budaya
- mengganti pakaian tradisonal dengan pakaian barat
- ekonomi semua dipegang oleh negara (etatisme)
- buku-buku Arab diterjemahkan dengan huruf latin
Tokoh : Mustafa Kemal Pasha
Philipina
Sebab : kesengsaraan dan penindasan akibat penjajahan oleh bangsa Spanyol
Tujuan` : untuk memperjuangkan kemerdekan, mengusir bangsa Spanyol dan USA
Cara : melalui perjuangan baik politik maupun militer
Contoh : organisasi Companerismo, tokohnya Dr. Jose Rizal
pemberontakan Katipunan, Andreas Bonifacio dan Emilio Aguinaldo
Tokoh : Dr. Jose Rizal
b). Perkembangan Nasionalisme Afrika
Mesir
Sebab : kekecewaan terhadap raja Farouk yang lemah sehingga menyebabkan masuknya bangsa Inggris dan Perancis, yang menguasai Terusan Suez
Tujuan : mengusir bangsa Inggris dan Perancis yang menguasai Suez
Sasaran : kekuasaan raja Farouk yang absolud
Cara : melalui perjuangan militer,
- mengganti bentuk kerajaan dengan republik
- menasionalisasi terusan Suez dengan mengusir kedua bangsa asing dari Mesir
Tokoh : Moh Naguib, Gamal Abdul Nasser
Lybia
Sebab : lemahnya raja dan kesengsaraan akibat penjajahan oleh bangsa Italia
Tujuan : mengusir bangsa Italia dan memerdekakan diri
Cara : melalui kudeta, meruntuhkan kerajaan dan menggantinya dengan bentuk republik
tokoh : Moamar Qadafi
Afrika Selatan
Sebab : Adanya penerapan politik apartheid yang diterapkan oleh pemerintah kulit putih terhadap penduduk kulit hitam yang menyengsarakan rakyat
Tujuan : penghapusan politik apartheid dari Afrika Selatan
Cara : dengan perjuangan politik dan militer
Tokoh : Nelson Mandela (politik), Uskup Agung Desmond Tutu (agama)
Perang Dunia I
Terjadi pada tahun 1914 – 1918 di eropa dan menjalar ke negara-negara jajahan
Sebab : 1). pertentangan antar negara
2). Timbulnya berbagai persekutuan
3). Timbulnya perlombaan persenjataan
4). Terjadinya pembunuhan terhadap putra mahkota Austria Franz Ferdinand di Sarajevo oleh kaum nasionalis Serbia
Negara yang terlibat :
a). Jerman (Prusia), Austria, Italia disebut Triple Alliance/ Negara Sentral
b). Inggris, Perancis dan Rusia disebut Triple Entente
Di medan perang, negara kelompok (a) melawan negara kelompok (b)
Akhir perang, negara dari kelompok Sentral kalah, sebabnya :
1). kekuatan tidak seimbang
2). terjadinya perpecahan di blok Sentral
3). timbulnya pemberontakan di negara Sentral
Liga Bangsa-Bangsa
Berdiri 10 Januari 1920, dengan pusatnya di Jenewa (Swiss)
Tujuannya : - untuk menciptakan perdamaian
- untuk mencegah perang
- untuk membina hubungan antar bangsa atas dasar saling menghormati
Badan-badan dalam LBB : - Majelis Umum
- Dewan Eksekutif
- Mahkamah Internasional
- Sekretariat
LBB gagal, disebabkan : - tidak ada lembaga yang bisa memaksakan agar LBB dipatuhi
- USA kendati sebagai pemrakarsa, menolak ikut dalam LBB dengan alasan terikat Doctrin Monroe
Bukti kegagalan : terjadinya PD II
Naziisme
Aliran nasionalisme fanatik (chauvinisme) yang muncul di Jerman pada pasca PD I.
Aliran ini berpangkal pada ajaran yang menyatakan bangsa Jerman sebagai keturunan ras unggul Arya, dan syah bagi bangsa Jerman untuk menundukkan bangsa lain agar mengakui bangsa Jerman sebagai bangsa yang unggul.
Latar belakang : kesengsaraan dan dendam dari bangsa Jerman terhadap Sekutu yang telah mengalahkan dan mempermalukan mereka dalam PD I
Tujuannya : agar bangsa Jerman menjadi bangsa yang besar, disegani dan kembalinya harga diri sebagai bangsa yang besar
Cara : melakukan pembangunan militer secara besar-besaran
tokoh : Hitler
Facisme
Aliran nasionalisme fanatik (chauvinisme) yang muncul di Italia pada pasca PD I
Latar belakang : dendam dari bangsa Italia terhadap Sekutu yang telah
mengalahkan dan mempermalukan mereka dalam PD I. Adanya
pandangan rendah dari Sekutu terhadap Italia menyebabkan cita-
cita untuk membalas dendam
Tujuan : untuk mengembalikan harga diri bangsa Italia
Cara : dengan melakukan pembangunan militer besar-besaran
tokoh : Benito Mussolini
Perang Dunia II
Berlangsung dari tahun 1939 – 1945, berlangsung antara blok Jerman (Jerman, Italia dan Jepang) melawan blok Sekutu (Inggris, Perancis, Amerika serikat, Cina Rusia dll).
Ada beberapa faktor penyebab perang :
1. Sebab-sebab umum
- kegagalan LBB menjalankan tugasnya
- munculnya politik mencari kawan (aliansi)
- terjadinya perlombaan senjata
- munculnya paham nasionalisme sempit (ultra nasionalisme)
- munculnya semangat untuk membala dendam
- rasa tidak puas rakyat akibat kesulitan ekonomi akibat perang dunia I
2. Sebab khusus
Adalah penyerbuan yang dilakukan oleh negara-negara chauvinisme, seperti:
- penyerbuan Jepang atas Cina tahun 1937
- penyerbuan Jerman atas Polandia tanggal 1 September 1939
- penyerbuan secara mendadak Jepang atas Pearl Harbour
Medan perang terjadi di hampir semua benua dengan lokasi utama Eropa, Afrika dan Asia Pasifik. Perang Dunia II berakhir setelah Jerman menyerah pada Sekutu tgl 7 Mei 1945 dan didudukinya Berlin oleh Sekutu. Sedangkan di Pasifik kekalahan Jepang terjadi setelah dibom atomnya kota Hirosima dan Nagasaki, disusul penyerahan tanpa syarat pada tgl 2 September 1945 di atas kapal perang Missouri.
Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)
Latar belakang : Adanya PD II yang menimbulkan kesengsaraan bagi masyarakat dunia, menyebabkan beberapa negara memprakarsai upaya
pendirian suatu badan yang bisa menjamin perdamaian dunia
Tujuan : untuk menciptakan perdamaian, mencegah perang dan memelihara hubungan atas dasar persamaan dan saling menghormati
Lahir tgl 24 Oktober 1945 lewat piagam San Fransisco, dengan markas besarnya di New York. Adapun piagam yang mendasari lahirnya PBB adalah Atlantic Charter.
Ada beberapa badan dalam PBB al:
- Dewan Keamanan
- Dewan Perwalian
- Mahkamah Internasional
- Majelis Umum
- Dewan Ekonomi dan Sosial
- Secretariat Jenderal
PBB sampai sekarang relatif masih eksis, hal ini disebabkan oleh karena:
- Ada lembaga pemaksa bagi anggota untuk mentaati keputusan PBB (DK PBB)
- Masuknya USA menjadi anggota PBB
- Masih banyaknya negara yang tetap menginginkan/percaya pada keberadaan PBB
yang mampu menjamin, menciptakan dan menegakkan perdamaian internasional
Read More......

Masuknya Bangsa Barat dan Perlawanan Rakyat

Masuknya Kekuatan Asing dan Berkembangnya kolonialisme dan Imperialisme barat di Indonesia

a. Pengertian kolonialisme dan imperialisme

*. Kolonialisme

Kolonialisme berasal dari kata “colonus” yang artinya petani. Istilah ini diberikan pada para petani Yunani yang pindah dari negerinya yang tandus dan pindah ke daerah lain yang lebih subur. Para colonus tetap menjalin hubungan dengan negara asalnya, tapi oleh negara asal(induk) daerah tadi dianggap sebagai bagian dari negara induk dan harus tunduk pada negara asal (mother land). Dari sinilah muncul awal penjajahan (imperialisme).

Jadi kolonialisme adalah suatu sistem pemukiman warga suatu negara di luar wilayah induknya atau negara asalnya. Biasanya daerah koloni terletak di seberang lautan dan kemudian dijadikan bagian wilayah mereka.


*. Imperialisme
Berasal dari kata latin “imperare” yang artinya menguasai.Orang yang menguasai disebut imperator yang berarti raja atau penguasa. Imperium adalah daerah yang dikuasai imperator. Imperator menguasai bangsa yang mendiami wilayah imperium dengan alasan agar mereka merasa lebih aman atau lebih sejahtera. Jadi imperialisme adalah suatu sistem penjajahan langsung dari suatu negara terhadap negara lain. Penjajahan dilakukan dengan jalan membentuk pemerintahan jajahan atau dengan menanamkan pengaruh dalam semua bidang kehidupan daerah yang dijajah.
Walaupun kolonialisme dan imperialisme berasal dari kata dan pengertian yang berbeda namun dalam prakteknya berarti satu yaitu penjajahan oleh bangsa satu terhadap bangsa lain. Kolonialisme lebih diartikan pada proses pembentukan atau penguasaan wilayah, sedangkan imperialisme lebih diartikan pada praktek penjajahannya.
Macam-macam imperialisme
Pada umumnya imperialisme dapat dibedakan menjadi 2 macam dengan perbedaan sebagai berikut :
pembeda Imperialisme kuno Imperialisme modern
Waktu Terjadi sebelum revolusi industri (abad 18) Terjadi setelah revolusi industri
Tujuan Glory (mencari kejayaan)
Gold (mencari kekayaan)
Gospel (menyebarkan
agama kristen) Mencari daerah baru untuk :
-tempat mencari bahan
mentah/baku industri
-pemasaran hasil indutri
-tempat penanaman modal
b. Masuknya kekuatan barat dan berkembangnya kolonialisme dan imperialisme
barat di Indonesia
Latar belakang pelayaran orang-orang eropa ke dunia timur dimulai dengan peristiwa dikuasainya kota Konstantinopel(ibukota Romawi Timur) oleh bangsa Turki dalam perang salib (1453) membawa perubahan besar bagi bangsa eropa. Kesultanan Turki melarang orang kristen membeli rempah-rempah dari Konstantinopel yang waktu itu menjadi satu-satunya pusat perdagangan rempah-rempah di eropa. Hal inilah yang akhirnya memaksa orang orang eropa untuk berlayar ke dunia timur dengan tujuan mencari sendiri pusat rempah-rempah dunia.
Selain latar belakang di atas ada juga beberapa faktor yang mempercepat keinginan dari bangsa eropa untuk mengadakan pelayaran samodera, yaitu :
- keinginan untuk membuktikan teori Copernicus (heliosentris)
- keinginan untuk membuktikan teori Galileo Galilei yang menyatakan bahwa bumi itu bulat
- keinginan untuk membuktikan kisah perjalanan Marcopolo dalam bukunya “Imago Mundi” yang menceritakan keajaiban dan kemakmuran di dunia timur (Cina)
- ditemukannya kompas sebagai alat penunjuk arah dalam perjalanan
- adanya semangat penaklukan (reconquista) terhadap orang-orang islam di seluruh dunia
Negara-negara pelopor perjalanan ke dunia timur
Masa ketika negara-negara eropa melakukan perjalanan ke dunia timur dikenal dengan sebutan abad penjelajahan samodera. Negara-negara yang mempeloporinya adalah Portugis dan Spanyol. Berikut tokoh-tokohnya :
Portugis : - Bartholomeus Diaz (sampai ujung selatan Afrika 1486)
- Vasco da Gama ( sampai India 1498)
- Alfonso d’ Albuquerque ( sampai Malaka 1511, Maluku 1512)
Spanyol : - Colombus ( penemu jalan ke Amerika, mendarat di kepulauan Bahama dan
Haiti 1492)
- Hernando Cortez ( ekspedisi Meksiko 1485 – 1547)
- Magelhaenz (pengeliling dunia pertama 1519 – 1522)
Negara-negara eropa yang lain seperti Inggris, Perancis, Belanda dll akhirnya mengikuti jejak Portugis dan Spanyol mengadakan penjelajahan samodera.
Akibat penjelajahan samodera adalah:
- ditemukannya benua baru oleh bangsa eropa, seperti Amerika, Australia.
- Munculnya penjajahan yang dirasakan oleh bangsa pribumi
- Pengenalan budaya barat kepada penduduk asli
c. Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Barat di Indonesia
Secara umum kedatangan bangsa barat di Indonesia dilatar belakangi oleh adanya kebutuhan mendesak mencari rempah-rempah, yang kemudian diikuti oleh mencari kejayaan dan menyebarkan agama (Glory, Gold, Gospel). Bangsa-bangsa barat yang pernah menjajah Indonesia antara lain : Spanyol, Portugis, Inggris, Perancis (tidak langsung), Belanda. Spanyol masuk dari Filipina ke Maluku (Tidore) tahun 1521, Portugis masuk Indonesia dari Malaka ke Maluku (Ternate) 1512.
Belanda masuk ke Indonesia pada tahun 1596 dengan mendarat di Banten dipimpin oleh Cornelis de Houtman. Di Indonesia mereka mendirikan VOC (1602).
Beberapa gubernur jenderal Belanda yang memerintah :
1. Jan Pieterzoon Coen (1618), mendirikan benteng di Jayakarta
2. Daendels (1808-1811)
Gubernur jenderal Belanda di Indonesia dalam pengaruh Perancis,terkenal karena membuat jalan dari Anyer-Panarukan
Masa penjajahan Inggris, gubernur jenderalnya dijabat oleh Raffles (1811-1814). Kebijakan yang dilakukannya adalah :
1. membagi Jawa atas 16 karesidenan untuk mempermudah pengawasan
2. mengangkat para bupati menjadi pegawai negeri
3. melarang kerja rodi
4. memperkenalkan sistem sewa tanah (landrente)
5. membentuk susunan pengadilan model Inggris
Berdasarkan perjanjian Convention of London (1814) maka Inggris menyerahkan Indonesia kepada Belanda. Diangkatlan Van Den Bosch menjadi penguasa di Indonesia dengan tugas mencari uang sebanyak-banyaknya untuk mengisi kas Belanda yang kosong. Ia kemudian menciptakan politik yang paling menyengsarakan rakyat yaitu “Tanam Paksa (Cultuurstelsel)”. Penjajahan menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan rakyat Indonesia, hal inilah yang kemudian menimbulkan usaha perlawanan rakyat menentang kekuasaan penjajah.
Perlawanan Rakyat Menentang Penjajahan Asing
Sebab-sebab terjadinya perlawanan :
1. penerapan berbagai politik pemerasan yang menyengsarakan rakyat, misal:
- politik devide et impera
- politik monopoli
- politik pax neerlandica
2. campur tangan penjajah terhadap urusan keraton
3. kekecewaan rakyat akibat kurang dihargainya budaya penduduk pribumi
4. dll
Bentuk-bentuk perlawanan :
a. Perang Maluku (1817)
Sebab umum : ketidakpuasan rakyat akibat penerapan politik pemerasan
yang diterapkan misalnya; monopoli cengkeh, pelayaran hongi
Cara perlawanan : dengan menyerbu benteng Belanda Duurstede di Saparua
Tokoh : Pattimura, Christina Martha Tiahahu, Anthoni Reebok, dll
b. Perang Paderi (1821-1838)
Sebab :
- pertentangan aliran Wahabi (ingin pemurnian islam) dgn Tasawuf (islam tradisional)
- adanya kebiasaan buruk yang ingin diberantas misal; mabuk, judi dll
- pertentangan antara hukum adat (matrilinial) dgn hukum islam (patrilinial)
- perebutan pengaruh antara kaum adat dengan kaum ulama
- adanya campur tangan Belanda sehingga situasi memanas
Cara perlawanan : melalui perang
Tokoh : Tuanku Imam Bonjol, Tuanku Gapuk, Tuanku Nan Cerdik, dll
c. Perang Diponegoro (1825-1830)
Sebab umum :
- kekuasaan raja Mataram yang semakin kecil dan terbatas, dibaginya
wilayah kerajaan menjadi 4 daerah lewat perjanjian Giyanti
- dikuranginya hak-hak kaum bangsawan keraton
- beban rakyat semakin berat akibat pemerasan oleh penjajah
Sebab khusus :
- pembuatan jalan kereta api melewati makam leluhur P. Diponegora
tanpa izin
Cara perlawanan : melalui pemberontakan di seluruh tanah Jawa
Tokoh : P. Diponegoro, Sentot Alibasyah, P. Mangkubumi, Kyai Mojo, dll
d. Perang Aceh (1873-1904)
Sebab perang :
- perbedaan penafsiran atas kedudukan daerah Sumatera Timur, baik
Belanda maupun kerajaan Aceh menganggap itu wilayahnya
- dibukanya terusan Suez menjadikan Aceh menjadi penting dalam pelayaran internasional
- adanya pelaksanaan politik Pax Neerlandica oleh Belanda
- penolakan rakyat Aceh terhadap tuntutan Belanda agar Aceh tidak berhubungan dengan negara asing dan mengakui Belanda sebagai yang dipertuan
Cara perlawanan : melalui pemberontakan bersenjata
Tokoh : Teuku Umar, Teungku Cik Di Tiro, Cut Nyak Din, dll
e. Perang Bali (1846-1909)
Sebab perang :
- tuntutan Belanda untuk menghapuskan hukum “Tawan Karang” yang ditolak raja-raja Bali
- raja-raja Bali dipaksa mengakui kedaulatan Belanda
Cara perlawanan : melalui perang puputan
Tokoh : I Gustu Ketut Jelantik, I Gusti Ngurah Made Kerangasem, dll
f. Perang Banjarmasin (1859-1863)
Sebab perang :
- terjadinya perselisihan mengenai tahta kerajaan antara P. Tamjidillah dan P. Hidayat, di mana Belanda kemudian campur tangan
- keinginan Belanda untuk menerapkan politik pax neerlandica disana
Cara perlawanan : melalui perlawanan rakyat
Tokoh : P. Hidayat, P. Antasari, dll
g. Perang Tapanuli (1878-1907)
Sebab perang :
- penentangan raja Tapanuli yang masih menganut animisme atas
penyebaran agama Kristen oleh Belanda
- adanya keinginan Belanda untuk menerapkan politik pax neerlandica
Cara perlawanan : melalui perlawanan rakyat
Tokoh : Sisingamangaraja XII
Berbagai pemberontakan di atas semuanya dapat dipadamkan oleh Belanda karena kurangnya persatuan dan hanya mempertahankan daerahnya sendiri. Awal abad 20 Belanda telah dapat menguasai seluruh wilayah Indonesia sehingga penerapan politik Pax Neerlandica dapat dikatakan berhasil. Dalam perkembangannya awal abad 20 ini pula perlawanan yang dilakukan bangsa Indonesia mengalami perubahan yaitu melalui berbagai organisasi modern. Ini terjadi akibat positif dari politik ethis.
Read More......

Berbagai Peristiwa Penting di Eropa

Berbagai peristiwa penting terjadi di Eropa dan besar pengaruhnya bagi Indonesia, peristiwa-peristiwa tersebut antara lain :

1. Gerakan Merkantilisme

Muncul pada abad pertengahan (16 dan 17) ketika banyak negara-negara eropa telah menemukan bentuk dan identitasnya sebagai negara nasional. Kekuasaan berpusat kepada raja baik politik maupun ekonomi. Kegiatan untuk mengatur ekonomi demi keperluan negara disebut Merkantilisme.Tujuan negara mengatur kegiatan ekonomi adalah agar perekonomian negara kuat dan dapat menghindarkan persaingan baik antar pengusaha di negara itu atau juga dengan negara lain.


Kegiatan perdagangan disini diatur oleh negara untuk memperoleh neraca perdagangan aktif,keuntungan perdagangan diwujudkan dalam logam mulia yang waktu itu merupakan standar devisa suatu negara. Berikut negara penganut merkantilisme :
- Perancis, merkantilisme dimulai masa Louis XI (1461 – 1483)
Bertujuan untuk memakmurkan rakyat terkenal dengan sebutan
Colbertisme (pencetusnya Jean Colbert,Menkeu Perancis)
- Inggris, merkantilisme dimulai masa Henry VII (1485 – 1509)
bertujuan untuk meningkatkan industri nasional dan ditingkatkannya perpajakan untuk memajukan pelayaran
- Jerman, merkantilismenya disebut dengan istilah Kameralisme.
Camera artinya kas raja. Caranya dengan memungut pajak dan
membentuk perusahaan dagang di Afrika untuk mengembangkan
perekonomian
- Belanda, diwujudkan dengan memberikan monopoli dagang pada :
*. VOC(1602) wilayahnya di sebelah timur Tnjg Harapan(Afrika)
*. WIC (1621) wilayahnya di sebelah barat Tanjung Harapan
2. Reformasi Gereja
a. Situasi sebelum reformasi
Jatuhnya kekaisaran Romawi Barat tahun 476 menyebabkan eropa berubah. Masyarakat eropa mengalami masa-masa suram yang disebut dengan jaman/abad kegelapan. Adapun ciri-ciri jaman itu :
- masyarakat hidup agraris
- muncul feodalisme
- seluruh kehidupan bertumpu pada ajaran gereja, menyimpang berarti dosa dan salah
- Paus kedudukannya sangat tinggi/sentral berkuasa dalam bidang agama dan politik
- Budaya Yunani Kuno dan Romawi Kuno tersingkirkan
Kekuasaan Paus yang sangat besar menyebabkan ia banyak melakukan penyimpangan khususnya dalam bidang agama, sehingga memunculkan kekecewaan dari sebagian umat sehingga memunculkan upaya perbaikan yang dikenal dengan istilah reformasi gereja.
b. Reformasi Gereja
Adalah pembaharuan yang terjadi dalam bidang gereja, muncul sebagai akibat banyaknya penyimpangan yang terjadi dalam agama katholik. Faktor-faktor penyebab adalah :
*.adanya penyimpangan yang dilakukan gereja katholik/nasrani, misalnya :
- penjualan surat pengampunan dosa, untuk beaya perang salib
- kampanye idulgensia(pengampunan dosa), untuk beaya pembangun
an gereja St. Petrus di Roma dengan menyumbang sejumlah uang.
*. Berkembangnya faham humanisme yang memungkinkan orang untuk
mempelajari ajaran Yesus yang asli yang tertulis dalam bahasa Yunani
kuno. Hal itu menyebabkan orang tahu bahwa ada ajaran yang diberikan
oleh gereja Nasrani yang tidak sesuai dengan ajaran Yesus yang asli
*. Munculnya negara-negara nasional di eropa, di mana rajanya tidak mau lagi
mentaati Paus di Roma. Mereka menyadari kedudukannya sebagai kepala
negaranya masing-masing.Para raja hanya mengakui kedudukan Paus
sebagai kepala agama saja
Tujuan dari gerakan Reformasi gereja adalah untuk mengembalikan ajaran Katholik.Tokohnya adalah Marthin Luther (1517), Jean Calvin, Zwingli. Dalam perkembangannya mereka kemudian mendirikan agama Kristen. Perkembangan gerakan ini sangat pesat terutama di Jerman, Perancis dan Inggris.
c. Gerakan Kontra Reformasi
Gerakan ini merupakan reaksi dari terus terpecahnya agama Katholik akibat dari gerakan reformasi gereja. Tokohnya adalah para penganut setia agama katholik Roma yang tidak rela agamanya menjadi terpecah-pecah. Adapun tujuannya :
1. menghentikan perpecahan yang terus terjadi dalam agama katholik
2. mengajak umat untuk kembali ke agama katholik
Cara yang dilakukan adalah dengan melalui Konsil Trente (1545-1563) dan
melalui perang agama (Kristen vs Katholik). Tokohnya: Paus Pius V, Raja Filipus II, Santo Ignatius dari Loyola, dll.
3. Revolusi Industri
Adalah merupakan perubahan yang cepat, besar dan mendasar dalam bidang industri yaitu perubahan dalam cara memproduksi barang dari tenaga manusia berubah ke tenaga mesin. Revolusi ini bermula di Inggris pada akhir abad 18. Faktor-faktor penyebab terjadinya revolusi industri I di Inggris adalah :
a. kondisi politik Inggris stabil,tidak terjadi perang seperti negara eropa lain
b. Ingris memiliki cukup banyak bahan baku/dasar industri
c. Warga Inggris tekun melakukan penyelidikan dan pengembangan iptek
d. Tidak berkembangnya sistem gilda di Inggris
e. Inggris memiliki modal cukup untuk mengembangkan industrinya
f. Adanya dukungan penuh dari negara terhadap perkembangan iptek
g. Perusahaan-perusahaan dagang Inggris aktif memperlancar kegiatan industri (EIC dan Plymouth Company)
Revolusi Industri di Inggris diawali oleh ditemukannya mesin uap oleh James Watt (1763), yang kemudian diikuti oleh penemuan-penemuan yang lain
Akibat-akibat revolusi industri adalah :
a. Dalam bidang ekonomi
- harga barang-barang menjadi murah
- upah buruh menjadi sangat murah/rendah
- banyak terjadi perselisihan buruh – majikan mengenai upah kerja
- lenyapnya kapitalisme kuno diganti dengan kapitalisme modern
b. Dalam bidang politik
- munculnya imperialisme modern
- berkembangnya paham sosialis
- lahirnya negara sosialis
- terjadinya peperangan antar negara
c. Dalam bidang sosial
- timbulnya golongan buruh
- meningkatnya urbanisasi
- terjadinya perjuangan kelas/munculnya kelas-kelas dlm masyarakat
d. Dalam bidang budaya
- timbulnya budaya kapitalis/konsumerisme
- berkembangnya iptek
4. Revolusi Perancis
Kondisi politik eropa pra revolusi, berkembang ajaran absolutisme dari Nicolo Machiavelli. Ajaran ini mendukung kekuasaan raja tidak terbatas dalm usahanya untuk memperbesar kekuasaan negara. Ajaran absolutisme ini banyak dianut oleh para penguasa spt : Raja Frederick II (Prusia/Jerman), Tzar Peter Agung (Rusia), Kaisar Joseph II (Austria), raja Charles I (Inggris).
Kekuasaan absolut di Perancis dimulai pada masa Raja Louis XIII (1610-1683) dan mencapai puncaknya masa Louis XIV (1643-1715) dengan ciri-ciri kekuasannya:
- memerintah tanpa undang-undang
- memerintah tanpa dewan legislatif
- memerintah tanpa kepastian hukum
- memerintah tanpa anggaran belanja negara yang pasti
- memerintah tanpa dibatasi oleh kekuasaan apapun
Pada masa kekuasaan Louis XVI mulailah rakyat menentang kekuasaan raja.
Tercatat beberapa tokoh pembaharuan yang ajarannya banyak mempengaruhi massa: John Locke, Montesquieu, Rousseau. Pada intinya mereka mengajarkan pembatasan kekuasaan raja agar tidak berkuasa absolut. Revolusi Perancis terjadi pada masa kekuasaan raja Louis XVI, dengan sebab-sebab sebagai berikut :
- utang negara menumpuk
- pajak yang dikenakan rakyat terlalu tingi
- kekuasaan raja yang sewenang-wenang
- sebab khusus berupa krisis keuangan negara karena penghambur-hamburan keuangan negara oleh permaisuri raja Maria Antoinette
Revolusi Perancis ditandai dengan penyerbuan rakyat ke penjara Bastille
lambang absolutisme raja (14 Juli 1789). Semboyan revolusi adalah Liberte (kebebasan), Egalite (persamaan), Fraternite (persaudaraa) yang sekarang dijadikan lambang bendera merah, putih, biru dalam posisi tegak berdiri.
Akibat revolusi adalah Perancis kemudian diubah menjadi republik, namun pada masa pemerintahan Napoleon sempat diubah menjadi kekaisaran. Pada masa Napoleon Perancis mencapai puncak kejayaan dengan penguasaan wilayah hampir seluruh eropa melalui serangkaian peperangan yang terkenal dengan sebutan perang koalisi. Setelah Napoleon runtuh Perancis diubah jadi republik sampai kini.
Revolusi Perancis membawa pengaruh baik bagi Perancis maupun negara lain di berbagai bidang.
a. Bidang politik
- berkembang paham liberalisme
- timbul paham demokrasi modern
- undang-undang diakui sebagai sumber kekuasaan tertingi
- berkembangnya rasa nasionalisme
- muncul berbagai aksi revolusioner menentang kekuasaan absolut
b. Bidang ekonomi
- petani menjadi pemilik tanah
- penghapusan sistem pajak feodal
- penghapusan sistem monopoli
- pesatnya perkembangan industri
c. Bidang sosial
- penghapusan feodalisme
- pendidikan dan pengajaran menjadi hak semua warga Negara
Read More......